Ketika aku bertemu dengan seekor rotweiller puppy
sore ini..bandung hujan...tapi karena berkeliling bertemu dengan rekan rekan sesama lsm untuk berbagi info tentang hari AIDS internasional..dan membagikan pita merah..saya mampir ke rumah teman yang sering dijadikan base camp saya dan teman teman kantor...bel berdering satu dua kali...belum terbuka juga..akhirnya saya duduk di ..apa ya namanya..tembok batu tapi nampak dari semen..and agak sedikit melamun..ketika ternyata hujan demi sedikit mereda..tiba tiba ada yang menggoyangkan sepatu saya...ternyata..anak anjing rotweiller...hitam legam....dia mengonggong kecil tapi saya senang karena melihat goyangan ekornya...termasuk ukuran gemuk kalau melihat ukurannya..tidak terasa saya turun dan duduk diatas rumput tanpa mempedulikan bahwa saat itu baru saja hujan reda..dan saya juga tidak ambil pusing berapa kali anak anjing ini menjilat wajah saya berkali kali....Duh..mesranya....dan saya juga sempat menggendong nya...berat..heks!..dan kami bermain kejar kejaran ..tidak peduli betapa banyak kendaraan yang lalu lalang..mengklakson kami..what the heck...kami sedang menikmati saat saat itu...
Sesaat saya lupa rasa marah saya..sesaat saya melupakan kekecewaan saya..sesaat saya lupa bahwa saya sedang berada dalam lingkupan yang tidak stabil secara emosi...sesaat saya melupakan grafik kepribadian saya...sesaat saya lupa bahwa saya seorang manusia....atau sesaat saya lupa bahwa anak anjing yang bersama saya tadi adalah anak anjing benaran..saya menganggap dia manusia...
Jiwa saya dan jiwa anak anjing itu bertemu dalam lingkup yang diciptakan sang Logos...jiwa kami berdua saling bertautan...memang tidak seindah kisah pangeran kodok..ketika dicium langsung berubah menjadi sang pangeran.. jiwa kami berdua berangkulan..menembus lingkaran galaksi, berputar...dan saat itu pula..saya merasa...Tuhan..Sang Logos...memang saya ditakdirkan untuk TIDAK MENCINTAI MANUSIA....tapi...dengan jiwa seekor Rotweiler yang menjelma dalam jiwa khayal seorang manusia penyedih seperti layaknya saya...
kontak batin pun terjadi..ketika...teman saya akhirnya datang dan akhirnya...kami harus berpisah.....saya melihat anak anjing itu meneteskan air mata..mungkin satu saat kami akan bertemu lagi...sama sama berbicara tentang kekecewaan yang tengah sama sama kami alami...
Rotweiler....apakah engkaulah yang berhasil memutus kontrak saya dengan sang Logos bahwa saya tidak akan pernah mencinta lagi?
Sesaat saya lupa rasa marah saya..sesaat saya melupakan kekecewaan saya..sesaat saya lupa bahwa saya sedang berada dalam lingkupan yang tidak stabil secara emosi...sesaat saya melupakan grafik kepribadian saya...sesaat saya lupa bahwa saya seorang manusia....atau sesaat saya lupa bahwa anak anjing yang bersama saya tadi adalah anak anjing benaran..saya menganggap dia manusia...
Jiwa saya dan jiwa anak anjing itu bertemu dalam lingkup yang diciptakan sang Logos...jiwa kami berdua saling bertautan...memang tidak seindah kisah pangeran kodok..ketika dicium langsung berubah menjadi sang pangeran..
kontak batin pun terjadi..ketika...teman saya akhirnya datang dan akhirnya...kami harus berpisah.....saya melihat anak anjing itu meneteskan air mata..mungkin satu saat kami akan bertemu lagi...sama sama berbicara tentang kekecewaan yang tengah sama sama kami alami...
Rotweiler....apakah engkaulah yang berhasil memutus kontrak saya dengan sang Logos bahwa saya tidak akan pernah mencinta lagi?

0 Comments:
Post a Comment
<< Home